UTS

Hari ini tepatnya malam tanggal 11 April, saya belajar makul Hasil Hutan Non Kayu untuk UTS besok dengan materi 131 halaman (jadi ragu, ini materi apa skripsi ya?). Setelah cari sana sini akhirnya saya dapet soal UTS HHNK tahun kemaren dari TL teman saya di twitter (terima kasih banyak buat Nurmadina). Dari mantengin TL itu didapat 5 soal, yaitu:

  1. Bagaimana cara meningkatkan daya beli HHNK?
  2. Kelemahan rotan apa? Rotan termasuk produk apa?
  3. Kelebihan bambu apa? Bambu temasuk produk apa?
  4. Produk yang dimungkinkan minyak tengkawang?
  5. Faktor yang memengaruhi kualitas rotan?

Di bawah ini, saya akan mencoba menjawab soal-soal di atas (mudah-madahan bener deh, amin)


1. Kemasan diperbagus
  • Adanya kombinasi bahan baku.
  • Meningkatkan sistem pemasaran produk
  • Standardisasi.
  • Teknologi diperkuat.
  • Inovasi desain.
2.a. Kelemahan rotan
  • Tergantung pada pohon-pohon besar untuk merambat.
  • Perlu kelembaban tinggi.
  • Upaya pembibitan masih sedikit.
  • Eksploitasi dan eksraksi lebih sulit.
  • Pemanfaatan terbatas.
   b. Rotan termasuk produk tumbuhan berkekuatan, jenis produk ini dapat diperoleh dengan memungut atau menebang bagian batang kayunya yang kuat dan keras.

3. a. Kelebihan bambu
  • Penyerap karbon yang baik.
  • Bambu tumbuh dengan sangat cepat (dalam sehari bisa 60 cm).
  • Regenerasi bambu cepat.
  • Bambu mencegah terjadinya erosi.
  • Bambu dapat tumbuh dalam beberapa kondisi.
  • Fleksibilitas bambu sebagai material yang kuat.
  • Anti-bakteri.
  • Dapat menghilangkan bau tidak sedap.
  • Serat bambu dapat mempertahankan suhu.
  • Rebung sebagai sumber makanan sehat.
    b. Bambu termasuk produk tumbuhan berkekuatan, jenis produk ini dapat diperoleh dengan memungut atau menebang bagian batang kayunya yang kuat dan keras.

4. Produk yang dimungkinkan antara lain: pembuatan lilin, campuran coklat, bahan margarin, campuran bahan kosmetik (contohnya lipstik), bahan minyak goreng, campuran obat-obatan, bahan pelumas/oli, dan sabun

5. Faktor-faktor:
  • Asal bahan, terutama tua mudanya, jenis, dan ukuran.
  • Adanya cacat, baik cacat alami, cacat pungutan, mauoun cacat processing (mekanis dan biologis).
  • Proses pengolahan awal (rotan mentah), misalnya pada proses penggorengan dan pengasapan.
  • Proses pengolahan lanjut, sejak dari proses pengolahan komponen-komponen rotan sampai menjadi produk-produk jadi rotan.

0 komentar:

Posting Komentar